header officialwebhosting header officialwebhosting header officialwebhosting header officialwebhosting header officialwebhosting
button officialwebhosting button officialwebhosting button officialwebhosting button officialwebhosting button officialwebhosting button officialwebhosting button officialwebhosting  


[x] Search@mysite



[x] Menu Utama

[x] Share this website
Bookmark and Share

[x] Facebook & Twitter


Tutorial Online : Membangun Blog : Tips Wordpress : Cara mengatasi blank /white page setelah upgrade wordpress
Cara mengatasi blank /white page setelah upgrade wordpress
Membangun blog dengan wordpress, software blog sejuta umat karena banyak disuka tapi juga banyak yang jadi korban cracker atau hacker jahat. Wordpress saya kena hack? Jika anda memilih wordpress, siap-siaplah Wordpress anda kena hack....ikuti tips dan trik ini biar gak kena hack.
Post new topic   Reply to topic   Printer Friendly Page     Forum Index : Tips Wordpress
View previous topic :: View next topic  
Author Message
officialwebhosting
Site Admin
Site Admin


Joined: Nov 08, 2006
Posts: 236

PostPosted: Thu May 05, 2011 12:45 am    Post subject: Cara mengatasi blank /white page setelah upgrade wordpress


Kenapa wordpress saya blank / hanya terlihat halaman putih / blank page?
Bagaimana cara mengubah theme wordpress tanpa melalui admin wordpress atau via phpmyadmin ?


Biasanya, jika kita upgrade wordpress dari versi yang jaraknya jauh, akan timbul berbagai persoalan. Salah satunya white page atau blank page, cuman mendapati halaman putih tak ada notifikasi error. Halaman admin pun akhirnya juga tak bisa dibuka.

Penyebabnya adalah:


1. Penyebab utama biasanya theme yang tak kompatible dengan wordpress terbaru, atau nama theme di database anda tak sama dengan theme yang tersedia, atau memang theme lama anda sudah dihapus karena jadi sarang file-file cracker.

Anda harus mengubah template lama ke template standard di databasenya via phpmyadmin.

Cara mengubah template wordpress via phpmyadmin:
1. Login ke cpanel, klik phpmyadmin.



2. Tampilan setelah masuk ke phpmyadmin:



2. Klik database dari wordpress yang bermasalah (adanya di menu sebelah kiri). Jika anda punya banyak database wordpress, maka anda harus tahu nama database tersebut dengan tepat.

Caranya, anda harus membuka file wp-config.php dari wordpress yang bermasalah. Membukanya dengan file manager di cpanel, setelah ketemu file itu nanti klik edit, nah nanti akan terbuka isi wp-config dan salah satunya adalah database name. Ingat-ingat nama database itu.


Selain melihat isi file wp-config.php, anda juga bisa melihat nama domain di phpmyadmin dengan melihat data siteurl setelah anda klik table wp_options, di halaman pertama. Lihat gambar di bawah:


Setelah dapat nama databasenya, kembali ke phpmyadmin dan klik nama database di sebelah kiri itu.

Kemudian klik tabel wp-options.


Setelah klik wp_options, gambar ini menunjukkan nama domain dari database yang diedit.



Kembali ke tujuan semula untuk edit template, di tengah halaman itu ada kolom option_name, cari yang isiannya template dan stylesheet. Dua parameter ini adanya di halaman dua, jadi anda silakan langsung loncat ke halaman dua. Caranya? Di sisi kanan agak atas itu kan ada Page number, nah pilih yang halaman 2 ya atau klik tombol next.



Nah di halaman dua ini siakan langsung cari isian template dan stylesheet. Edit satu per satu dengan mengklik ikon edit di sisi kiri.



Nanti akan tampil isian nama template lama di situ, nah hapus isian nama template yang lama itu menjadi : twentyten
twentyten adalah nama theme standard bawaan wordpress yang selalu ada dan selalu diupdate.


Setelah anda masukkan twentyten di kolom itu, maka klik tombol GO.



Langkah pertama sudah selesai, sekarang ulangi langkah di atas untuk edit stylesheet. Isiannya nanti juga silakan diganti dengan twentyten.

Setelah itu, SELESAI. Website anda seharusnya sudah bisa dibuka.



2. Jika cara di atas tak mempan, kemungkinan lain adalah adanya plugins yang tidak compatible dengan wp terbaru.
Untuk mengatasinya, login ke cpanel, klik file manager, kemudian cari instalasi wordpress anda. Cari folder plugins, adanya di bawah folder wp-content. Rename folder plugins itu menjadi sembarang nama misalnya plugins1

3. Setelah direname plugins nya, buka kembali web anda.
Jika bisa terbuka, maka penyebabnya sudah ketemu. Untuk memastikan plugins mana yang bermasalah, anda harus coba aktifkan plugins itu satu persatu. Ubah dulu folder plugins1 menjadi folder plugins. Kemudian rename folder nama plugins yang mencurigakan. Lakukan satu per satu untuk mengetahui mana yang bermasalah.
Back to top
View user's profile Visit poster's website
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic   Printer Friendly Page     Forum Index : Tips Wordpress All times are GMT + 7 Hours
Page 1 of 1


Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum
You cannot attach files in this forum
You can download files in this forum




Hosting Gratis Indonesia CPanel PHP MySQL Domain Murah Sedia Shoutcast Server Radio Streaming WHMSonic Shared Hosting Atau VPS Juga Dedicated Server
Officialwebhosting.NET adalah divisi usaha online Laruss Primatama. Laruss Office: Jl Assirot No 46D Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 11560
HOME Base Officialwebhosting.NET: Jl DR Cipto Mangunkusumo Mahkota Simprug A7/12A Tangerang. 15154.
Email : support@officialwebhosting.net, officialwebhosting@gmail.com. Phone : 021-70580777.
Copyright © OfficialWebHosting DotNet. All Rights Reserved, Powered by Laruss Group

Interactive software released under GNU GPL, Code Credits, Privacy Policy