Bagi yang mengikuti kasus terkait hak cipta penggunaan nama domain sony-ak.com, pasti sudah tahu donk gimana akhir kelanjutan kisah menggelikan ini.
Singkat cerita, Soy Corp Japan melalui kuasa hukumnya di Indonesia, mensomasi Sony Arianto Kurniawan karena menggunakan nama domain untuk websitenya bernama sony-ak.com. Tentu saja Sony AK bingung menghadapi ancaman gugatan yang, pasti menurut semua orang, keterlaluan dan semena-mena ini. Hanya karena punya nama yang kebetulan sama dengan merk Sony, kok akan digugat ya hahahaha....
Tapi, menurut berita Okezone.com dan Kompas.com yang terbaru, Rabu (17/3), pihak Sony Japan sudah mengklarifikasi persoalan ini dan seharusnya kasus ini tak terjadi.
Simak saja komentar perwakilan dari Sony Jepang:
“Kami minta maaf telah membuat Sony AK menjadi bingung, terutama setelah diterimanya surat dari pengacara kami. Hal ini sebetulnya tidak perlu terjadi,” papar Shiro Kambe,Vice President Sony Corporation.
“Kami memang mengalami banyak sekali kasus domain di berbagai negara,” ungkapnya. “Entah mengapa kasus Sony AK ini terjadi kesalahpahaman dengan pengacara. Terus terang kami sendiri kurang mengerti,” ujarnya.
Dari pernyataan perwakilan Sony itu, kayaknya kesalahpahaman ada di pihak pengacara deh....hmmm kalau benar ini kasus hanya dicari-cari oleh pengacara asal Indonesia, jelas ini citra buruk bagi Indonesia dalam menyikapi kasus..kebawa budaya politik dagang sapi kali ya...tapi semoga tidak begitu, semoga hanya kilaf semata dan tak ada tendensi negatif.
Lalu, gimana sih sebenarnya hukumnya untuk mendaftarkan nama domain yang mirip dengan brand tertentu?
Prinsipnya, selagi domain yg mirip itu tak digunakan untuk phising atau menipu pengunjung atau mengecoh pengunjung seolah-olah kita bagian dari brand itu, maka sebenarnya tak ada persoalan.
Situs web milik Sony AK benar-benar tak ada kaitannya dengan bisnis Sony dan tak digunakan dengan tendensi untuk bisnis yang mirip dengan bisnis Sony. Jadi, langkah Sony Jepang untuk segera meminta maaf dan mengklarifikasi persoalan ini adalah langkah terbaik dalam memulihkan citra "tidak arogan" Sony di mata publik Indonesia.
Ke depannya, Sony dan perusahaan-perusahaan lain harus punya kesadaran untuk memproteksi brand miliknya agar tak diambil oleh orang lain. Caranya? Dengan mengorder semua nama domain yang terkait dg brand itu, jadi orang lain tak mungkin menyalahgunakannya. Jangan kemudian baru menggugat pihak lain gara-gara pihak lain itu menggunakan nama domain yang mirip, itu namanya katrok dan tak melek IT hahahaha....tahu kan, untuk masalah pendaftaran domain dot com dan kawan2 itu prinsipnya siapa cepat dia dapat......semua orang boleh mendaftarkan nama domain apa pun....termasuk saya yang bukan bernama Sony juga berhak mendaftarkan domain Sonyku.com, SonyIT.com, dlll asal benar-benar domain itu tak digunakan untuk phising yang mengecoh banyak pengunjung seolah-olah kita bagian dari Sony....